Jelang Tutup Tahun, Pangsa Pasar Daihatsu Naik Menjadi 17,8%

Dipublish pada 18 Desember 2020



Jelang penutupan tahun 2020, Pasar otomotif nasional untuk kendaraan roda empat mulai memasuki masa pemulihan secara perlahan dan menunjukkan tren positif, dimana sebelumnya sempat berada pada titik terendahnya di Kuartal II karena kondisi pandemi Covid-19.

Pemulihan ini ditandai dengan kenaikan penjualan ritel pada pasar otomotif kendaraan roda empat saat memasuki masa transisi yang mengalami titik balik recovery market pada Juni 2020 lalu, dan terus mengalami tren positif hingga November 2020 dengan penurunan sekitar 40% bila dibandingkan dengan titik terendahnya pada Mei 2020 dengan penurunan sebesar 82%.

Secara kumulatif, volume penjualan ritel pasar otomotif sejak Januari – November 2020 sekitar 509 ribu unit, turun sekitar 46% dibanding periode yang sama tahun 2019 lalu sebesar 942 ribu unit. Pada periode yang sama, penjualan ritel Daihatsu hingga November 2020 mencapai 90.823 unit, turun sebesar 43% bila dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 159.431 unit. Sehingga persentase penurunan Daihatsu masih lebih baik dibandingkan pasar, yang berarti pangsa pasar (market share) Daihatsu mengalami kenaikan menjadi sebesar 17,8%, atau naik 0,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 16,9% dan bertahan di posisi nomor 2 pada penjualan otomotif nasional hingga November 2020.

Sedangkan secara bulanan, penjualan Daihatsu pada November mencapai 9.200 unit, atau mengalami peningkatan sekitar 13,1% dibandingkan pada Oktober lalu sejumlah 8.135 unit.

Dalam hal kontribusi model, secara kumuluatif penjualan ritel Daihatsu selama 11 bulan ini didominasi oleh top 3 kontributor utama, yakni Astra Daihatsu Sigra dengan capaian sebesar 24.021 unit, atau menyumbang kontribusi sebesar 26%, diikuti oleh Gran Max Pick-Up 21.699 unit (24%), dan Terios 13.189 unit (15%).

Sementara itu, penjualan ritel Daihatsu pada bulan November 2020 didukung oleh Gran Max Pick-Up sebanyak 2.641 unit (28,4%), disusul Sigra sebanyak 2.321 unit (25,2%) dan Terios 1.298 unit (14,1%).

Secara nasional, penjualan rata-rata unit Daihatsu mengalami penurunan sebesar 51% bila dibandingkan antara saat sebelum pandemi (Januari – Februari) dengan saat pandemi (Maret – November). Terdapat 2 area yang mengalami penurunan lebih dalam daripada rata-rata nasional, seperti area DKI2 (mencakup Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan kota sekitarnya di Jawa Barat) sebesar 55%, dan Bali sebesar 70%.

"Kami bersyukur, market share penjualan ritel Daihatsu hingga bulan November mencatatkan hasil positif, didukung dengan pemulihan pasar otomotif nasional secara perlahan. Kami berharap, tren positif ini dapat tetap terjaga dan kondusif, sehingga pasar otomotif yang menjadi salah satu industri penting penggerak roda perekonomian di Indonesia dapat bergairah kembali", ujar Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO).

Artikel Menarik Lainnya

Penjualan dan Pangsa Pasar Ritel Daihatsu Bulan Mei Naik

Dipublish pada 03 Juli 2019

Daihatsu kembali merilis data pencapaian penjualannya. Tercatat pada bulan Mei 2019, total angka retail sales Daihatsu mencapai 17.486 unit, naik sekitar 32% dibanding bulan April lalu, yakni sebesar 13.216 unit. selengkapnya

Daihatsu Catat Market Share 18,4% Hingga Semester 1-2020

Dipublish pada 03 Agustus 2020

Memasuki bulan Juni 2020, pasar otomotif Indonesia mulai menunjukkan peningkatan. Seiring dengan penerapan relaksasi PSBB di berbagai daerah, permintaan masyarakat terhadap kendaraan untuk mendukung mobilitas di tengah pandemi juga mulai naik. selengkapnya

Hingga Agustus, Penjualan Ritel Daihatsu Capai 65.767 Unit

Dipublish pada 17 September 2020

Penjualan otomotif nasional masih berada dalam tahap pemulihan dan belum menunjukkan pergerakan kenaikan yang signifikan di tengah kondisi pandemi seperti saat ini. selengkapnya